Muncul Petisi Desak Jokowi Copot Boni Hargens dari Antara


Muncul Petisi Desak Jokowi Copot Boni Hargens dari Antara


Muncul sebuah petisi yang berisi desakan agar Presiden Joko Widodo mencopot Boni Hargens sebagai Komisaris Lembaga Kantor Berita Antara. Alasannya, Boni membuat pernyataan yang tak pantas dan bahkan mengandung kebencian.

Petisi itu diunggah melalui laman petisi online, Change.org. Diunggah oleh akun Agus Widodo dan diberi judul Pak Presiden @jokowi, please lengserkan @bonihargens dari jabatan komisaris @antaranews!

"Sebagai Komisaris Antara (lembaga berita resmi Indonesia), Boni Hargens telah memalukan negara & rakyat Indonesia dengan ucapan tidak sopan bernada kebencian dan fitnah di media maupun medsos (media sosial) sehingga mengundang kemarahan publik," tulis Agus dalam petisinya.

Petisi yang dibuat Agus merespons pernyataan Boni di akun Twitter-nya, @bonihargens, tentang hasil Pilkada DKI Jakarta. Dia mengibaratkan kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, berdasarkan hasil hitung cepat (quick count), dengan anak penderita autis.

“Kemenangn ini seperti pil yang diberikan pada anak super autis. Biar adem aja. Tapi tak akan menyembuhkn autisme dalam sekejap.#Salam Jakarta baru#” tulis Boni Hargen dalam akun Twitter-nya @bonihargens pada Kamis, 27 April 2017.

Kicauan itu tak tampak lagi dalam akun Twitter-nya. Tetapi sebagian pengguna Twitter sempat meng-capture cuitan pengamat politik itu. Mereka mengecam habis-habisan Boni.

Agus Widodo dalam petisi yang dibuatnya juga mempermasalahkan pernyataan lain Beni pada akun Twitter-nya, yang menyebut "Orang2 bodoh sedang berpesta. Mrk berpikir negara ini bisa jadi kampung ISIS. Sorry, bung. NKRI selama2nya akan tetap berdasarkn Pancasila#"

Petisi yang diunggah pada 28 April 2017 itu telah didukung 467 orang berdasarkan pemutakhiran data pada pukul 21.15 WIB. Komentarnya beragama namun rata-rata mengecam pernyataan Boni.

Akun dengan nama Sri Wahyuni, misal, mengatakan "Semenjak adanya kasus penista agama, semakin banyak bermunculan penista baru."

Akun Yulinda Amrizal menyebut Boni tak berperasaan dengan mengolok-olok penderita autis. "Orang2 Autis adalah orang2 yang special. Mereka memiliki banyak kelebihan yg tdk dimiliki org2 normal lainnya. Dan mereka adalah orang2 special yang diamanahkan Allah kepada keluarga-keluarga hebat. Bonny Hargens telah mengolok2 penderita Autis, sungguh perbuatan yg tdk berperasaan."

"Saya menanda tangani ini karena boni hargens tidak mencerminkan pejabat negara..komentarnya di medsos seperti bukan seorang intelektual dg melecehkan penyandang autis," tulis akun Tony Yulianto. (ren)[www.tribunislam.com]

Sumber : viva.co.id

Sebarkan...