Miris, Kantor PPP Disegel Karena Menimbun Sembako Diduga Untuk Menangkan Ahok, Akhirnya Baru Bisa Dibagikan Pasca Ahok Kalah


Miris, Kantor PPP Disegel Karena Menimbun Sembako Diduga Untuk Menangkan Ahok, Akhirnya Baru Bisa Dibagikan Pasca Ahok Kalah

Kantor DPC PPP di wilayah Jagakarsa, Jakarta Selatan, hingga hari ini, Rabu (19/4), masih disegel Panwaslu Jaksel. Penyegelan dilakukan pada Selasa malam, lantaran diduga menjadi tempat penyimpanan paket sembako, yang akan dibagikan kepada warga, jelang pemungutan suara Pilgub Jakarta.


Ketua Panwaslu Jakarta Selatan Ari Masyhuri mengatakan penyegelan dilakukan berdasarkan laporan warga yang mengetahui adanya ribuan paket sembako yang diturunkan dari truk, dan disimpan di kantor DPC PPP Jaksel.

"Kami segel. Kami telusuri asal sembako dan motif pembagian sembako," kata Ari yang menemani Ketua DKPP RI Jimly Asshiddiqie saat meninjau kantor DPC PPP yang disegel.

Dijelaskan, berdasarkan undang-undang, pihak yang memberi dan menerima imbalan dalam hal politik uang dapat dikenakan sanksi pidana 32-72 bulan.

"Kami masih mendalami. Kami akan bekerja selama lima hari kedepan," kata dia.

Ketua Panwas Kecamatan Jagakarsa Andi Zaini menambahkan, jumlah sembako yang ada di dalam Kantor DPC PPP berjumlah 2.000, yang siap edar.

Andi mengemukakan menurut pengakuan pengurus DPC PPP, sembako itu untuk dibagikan ke warga Jagakarsa dalam acara istighosah yang sedianya akan dilaksanakan beberapa hari lalu.

"Tapi itu baru pernyataan sepihak," ujar dia.

Andi mengungkapkan, karena ribuan paket sembako sudah lebih dulu diketahui warga maka acara istighosah PPP tidak jadi dilakukan. Namun berdasarkan penelusuran, empat kantong sembako sudah dibagikan kepada warga.

"Nanti mungkin ada rekomendasi agar sembako dibagikan ke orang tidak mampu, tergantung keputusan negara," kata dia. (nsi)[www.tribunislam.com]

Sumber : mediabangsaku

Sebarkan...