Hotman Paris Bersedia Menjadi Raja Parhata (Pemimpin Adat) untuk Perlehatan Potong Kuping Ruhut


Hotman Paris Bersedia Menjadi Raja Parhata (Pemimpin Adat) untuk Perlehatan Potong Kuping Ruhut

Pengacara Hotman Paris Hutapea menagih janji Juru Bicara Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Ruhut Sitompul, memotong kuping apabila Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kalah dalam pegelaran Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017.


Hotman Paris mengatakan Ruhut berulang kali sesumbar akan memotong kuping baik saat Pilkada DKI Jakarta putaran pertama maupun putaran kedua.

"Apakah sekarang tiba waktunya untuk Perlehatan Potong 2 Kuping? Kapan dan di mana ? Apakah acara potong kuping perlu dibuat Upacara Tor-Tor Adat Batak dengan acara Gondang Batak Bertalu-talu. Hotman Paris bersedia menjadi Raja Parhata (pemimpin adat)," katanya di Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Ia menyindir Ruhut akan menjadi kutu loncat dan beralih dari mendukung Ahok ke Anies Baswedan. Ia mengatakan Ruhut memiliki kebiasaan mendekat ke kubu pemenang dan menjauhi kubu yang kalah.

"Sudah tiba waktu mulai mendekat ke kubu Anies? Dan mulai dipersiapkan kata-kata pujian seperti dulu pujian ke SBY, yaitu Anies sebagai bapak bangsa, bapak yang amat bijaksana dan lain-lain. Jadi, teringat saat masa mesra Ruhut dan SBY dulu beredar di medsos berita berjudul Ruhut: Jokowi Tukang Mebel Cuma Nasib Jadi Gubernur DKI," sindirnya.

Adapun, sejumlah lembaga survei merilis hasil hitung cepat (quick count) dengan menempatkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan- Sandiaga Uno unggul atas pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat dalam putaran kedua pilkada DKI Jakarta. Adapun, Ruhut merupakan timses paslon Ahok-Djarot. [wec][www.tribunislam.com]

Sumber : muslimbersatu.net

Sebarkan...