Dua Video Barang Bukti Ahok Diduga Nistakan Agama Diputar di Sidang ke-17, Apa Saja?


Dua Video Barang Bukti Ahok Diduga Nistakan Agama Diputar di Sidang ke-17, Apa Saja?

Sidang ke-17 kasus dugaan penistaan agama dimulai dengan pemutaran cuplikan video terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kepulauan Seribu. Barang bukti ini merupakan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU). Pidato tersebut diketahui yang membuat Ahok menjadi terdakwa kasus dugaan penodaan agama.


"(Ini) videonya hanya menyangkut yang (pernyataan), 'jangan percaya' ya? Cuplikan beberapa detik," tanya Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto kepada Ketua JPU, Ali Mukartono, dalam persidangan, di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2017).

Video tersebut ditayangkan di sebuah layar di sisi kiri majelis hakim dan di sisi kanan Ahok.

"Betul ini gambar saudara?" tanya Dwiarso kepada Ahok.

"Betul, Yang Mulia," timpal Ahok.

Usai menayangkan video cuplikan Ahok mengutip surat Al-Maidah Ayat 51 berdurasi 30 detik tersebut, jaksa menayangkan video selanjutnya, yakni video Ahok melakukan sesi wawancara bersama awak media di Balai Kota DKI Jakarta pada 7 Oktober 2016. Video tersebut diunggah di akun Youtube milik Pemprov DKI Jakarta.

"Interupsi Yang Mulia. Supaya mengerti, tolong dapat diterangkan oleh JPU, ini video apa yang ditayangkan," kata Ketua Tim Kuasa Hukum Ahok, Trimoelja D Soerjadi.

Dwiarso menjawab, video yang ditayangkan merupakan video wawancara Ahok di Balai Kota pada 7 Oktober 2016. Beberapa saksi pelapor dan saksi ahli yang dihadirkan JPU menyebut Ahok juga melakukan penodaan agama pada wawancara tersebut.

"Setelah barang bukti dari JPU, baru pemeriksaan barang bukti dari penasihat hukum. Pemeriksaan terdakwa sebagai tahap terakhir persidangan hari ini," ujar Dwiarso.[www.tribunislam.com]

Sumber : okezone.com

Sebarkan...