Ade Armando: Hadits Tak Bisa Dianggap sebagai Hukum yang Harus Dipatuhi


Ade Armando: Hadits Tak Bisa Dianggap sebagai Hukum yang Harus Dipatuhi

Di tengah-tengah pembelaan Ade Armando terhadap Ahok, netizen dikejutkan dengan pernyataan kontroversial terkait hadits Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Dosen UI itu menyebut, hadits tidak bisa dianggap sebagai hukum yang harus dipatuhi.


Lalu ia pun memberikan contoh puluhan hadits yang ia tolak dengan alasan menggelikan, diskriminatif, mendorong kekerasan dan melecehkan ilmu pengetahuan.

“Sebagian di antaranya, nampak menggelikan. Misalnya saja, apa salahnya makan dengan tangan kiri dan masak sih hanya setan yang makan dengan tangan kiri? Atau juga, masak sih malaikat tidak suka pada anjing dan gambar?” tulis Ade melalui situs Madina Online, 8 April 2016 lalu, yang dishare kembali oleh netizen sehingga menjadi perbincangan hangat.

“Sebagian lainnya bahkan mendorong kekerasan dan penindasan hak asasi manusia. Misalnya saja soal hukuman mati bagi mereka yang murtad...” imbuhnya.

Lantas Ade pun menegaskan bahwa sunnah dan hadits bukan hukum melainkan sekedar rujuan.

“Yang ingin saya katakan, Sunnah dan Hadis bukan hukum, melainkan sekadar rujukan, panduan, atau bahkan catatan sejarah yang sebagian isinya diragukan kebenarannya,” tandasnya.

Ade pun mencontohkan bahwa hadits makan dengan tangan kanan hanya kebiasaan Nabi.

“Jadi kalau Nabi makan dengan tangan kanan, ya, itu sekadar kebiasaan Nabi. Bahwa Nabi mengatakan bahwa setan makan dengan tangan kiri, ya, bisa saja sekadar metafora, atau bercanda atau bahkan mungkin saja sebenarnya Nabi tidak pernah mengatakan begitu tapi ada orang yang mengira Nabi mengatakan itu atau bahkan mungkin juga ada orang yang sengaja berbohong tentang ucapan Nabi itu,” kata salah seorang yang ditokohkan JIL itu. [tn][www.tribunislam.com]

Sumber : dakwahmedia.news

Sebarkan...