Waduh, Menhub: Pengelolaan Bandara Kulon Progo Libatkan Asing


Waduh, Menhub: Pengelolaan Bandara Kulon Progo Libatkan Asing

Presiden Joko Widodo telah memutuskan pembangunan Bandara Internasional Kulon Progo segera dilanjutkan setelah tujuh tahun mangkrak. Pembangunan bandara ini ke depannya diharapkan dapat menampung membeludaknya penumpang di Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta.



Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan, dalam pengelolaannya ke depan, bandara ini akan bermitra dengan asing lantaran investasinya yang cukup besar yaitu mencapai Rp10 triliun.

"Kami sedang mengembangkan bandara di Yogyakarta, karena (bandara) Adi Sutjipto sudah tidak memungkinkan untuk menampung penumpang. (Bandara) Kulon Progo akan kami kembangkan. Nanti, bandara ini akan dikelola dengan partner asing," kata Budi dalam diskusi panel IORA Business Summit di JCC, Senayan, Jakarta, Senin 6 Maret 2017.

Mengenai mitra yang akan digandeng, Budi mengaku akan menyerahkan sepenuhnya kepada PT Angkasa Pura I sebagai pengelola bandara tersebut. Namun, kerja sama dengan asing akan tetap didorong dengan berbagai bentuk kerja samanya.

"Nanti terserah AP I, kan ber-partner itu macam-macam. Bisa dia ber-partner semuanya, bisa dari bisnisnya atau cargonya saja. Jadi, kami serahkan kepada AP I, kan dia korporasi," ujar Budi ditemui usai diskusi.

Budi mengatakan, upaya itu penting, lantaran Bandara Kulon Progo akan dijadikan penerbangan internasional, dan mendukung peningkatan wisata di Jawa Tengah seperti Candi Borobudur dan kawasan wisata lainnya. Budi menyebut investor yang berminat menanamkan investasi di bandara tersebut pun cukup banyak.

"Jadi, macam sekarang kan, investasinya kan tinggi sekali hampir Rp10 triliun. Peminatnya banyak dari asing atau dalam negeri. Tapi, ya nanti tergantung kepada AP I," tutur dia. [www.tribunislam.com]

Sumber : viva.co.id

Sebarkan...