Sekolah di Jerman Larang Siswa Muslim Mengerjakan Shalat


Sekolah di Jerman Larang Siswa Muslim Mengerjakan Shalat

Tindakan anti-Islam di Barat masih terus terjadi. Baru-baru ini, sebuah sekolah tinggi di kota bagian barat Jerman, Wuppertal telah melarang siswanya yang beragama Islam untuk beribadah shalat secara terbuka di gedung sekolah.



Dikutip dari World Bulletin, Johannes Rau Full Day High School pada 16 Februari 2017 meminta para guru untuk mengeluarkan peringatan kepada fsiswa yang melakukan shalat di gedung sekolah. Surat perintah itu bocor dan menjadi ramai di media sosial.

Manajemen sekolah mengatakan bahwa berwudhu di toilet sekolah dan secara terbuka shalat di gedung sekolah tidak diizinkan. Sekolah juga mendesak para guru untuk melaporkan nama-nama siswa yang tidak mengikuti aturan tersebut.

Larangan kontroversial ini telah memicu kritik luas di media sosial. Namun, partai sayap kanan Jerman, AfD justru mendukungnya. Dalam sebuah posting Facebook pada hari Kamis, cabang AfD di Wuppertal berpendapat bahwa langkah itu menunjukkan kebijakan migrasi yang gagal dari partai-partai lama.

Untuk diketahui, Jerman memiliki penduduk Muslim terbesar kedua di Eropa Barat, dan sekitar empat juta Muslim hidup di negara ini. Sementara kebebasan beragama dijamin oleh konstitusi Jerman, beberapa keputusan pengadilan di masa lalu justru mendukung aturan pembatasan ibadah shalat karena dituding akan merusak perdamaian sekolah.[www.tribunislam.com]

Sumber :kiblat.net

Sebarkan...