Proses Etik Anggota Densus yang Hilangkan Nyawa Siyono Masih Ngambang


Proses Etik Anggota Densus yang Hilangkan Nyawa Siyono Masih Ngambang

Koordinator Tim Pembela Kemanusiaan (TPK), Trisno Rahardjo mengatakan bahwa proses etik yang dijalani oleh dua orang anggota Densus terkait kasus Siyono masih mengambang. Sebab, tidak ada laporan lanjutan terhadap dua Densus tersebut.

“Kami melihat proses etik itu masih mengambang. Mengapa? karena putusan itu hanya di tingkat pertama. Dua anggota densus yang dinyatakan bersalah secara etik itu mengajukan banding,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (08/03).

“Sampai sekarang kami tidak mendapatkan infomasi. Putusannya apa? apa menguatkan, atau kemudian mengubah, atau malah memberatkan?” sambungnya.

Ia juga telah melayangkan surat pada Kapolri saat itu, Badroodin Haiti agar kepolisian membuka kasus tersebut. Namun tak ada tanggapan.

Dari awal, lanjut Trisno, kami tetap berkeyakinan, etik itu bagian internal pihak kepolsian dan penyidikan itu bagaian utama untuk mencari kebenaran. Ia juga menegaskan bahwa apakah laporan TPK terbukti atau tidak lebih baik diselesaikanya di persidangan yang terbuka.

“Yang masing masing memberikan bukti, khusunya dalam hal ini mereka yang dinyatakan sebagai terdakwa. Menurut kami itu lebih fair,” tukasnya.[www.tribunislam.com]

Sumber : kiblat.net

Sebarkan...