Pernah Dikukuhkan Sebagai Professor Riset Termuda BAKOSURTANAL, Fahmi Amhar Pertanyakan Keilmuan Tamim Pardede


Pernah Dikukuhkan Sebagai Professor Riset Termuda BAKOSURTANAL, Fahmi Amhar Pertanyakan Keilmuan Tamim Pardede

Beberapa waktu yang lalu, jagat medsos sempat dihebohkan dengan petisi yang digagas oleh “Prof” Tamim Pardede, tampilannya yang nyentrik namun disebut-sebut sebagai ilmuwan penting biokimia membuat banyak netizen kagum padanya.



Petisi yang ia buat untuk menantang presiden Jokowi agar mau melakukan tes DNA sebagai imbas dari beredarnya buku Jokowi Undercover yang telah membuat pengarangnya ditangkap kepolisian. Terkenalnya sosok Tamim Pardede menarik perhatian Prof Fahmi Amhar, pria yang meraih gelar doktor di usia 29 tahun ini tak menemukan satu pun tulisan ilmiah Tamim Pardede  scholar.google.com, hal yang tak lazim bagi seseorang dengan gelar professor.

Beliau prihatin dengan kaum muslimin yang begitu mudahnya menyebarkan berita tentang Tamim Pardede tanpa klarifikasi kebenaran profilnya, hanya mengandalkan youtube dan sejenisnya. Padahal bisa jadi ini menjadi hoax pengalih perhatian atau bahkan eksperimen sosial untuk menguji “kebodohan” netizen yang notabene umat Islam. Mari teliti kabar sebelum ikut menyebar!.

Berikut status lengkap Prof Fahmi Amhar yang diunggah di akun fb nya dan dikemas dengan diksi berima yang ciamik:

TAMIM PARDEDE, SUATU FENOMENA
(c) Fahmi Amhar

Secara pribadi saya tidak mengenalnya,
juga tidak ada masalah apapun dengannya.
Tidak ada rasa iri, dengki dan sejenisnya.
Saya cuma melihat ini fenomena yang membuat bertanya-tanya.

Bahwa ada orang bisa menghasilkan karya yang luar biasa,
ya itu istimewa, tapi silakan dinilai di dunia nyata.
Youtube dan sejenisnya boleh untuk propaganda,
tetapi jangan dijadikan acuan satu-satunya.

Seseorang disebut profesor pasti ada yang mengukuhkannya.
Profesor riset dikukuhkan oleh LIPI, ada tata caranya.
Profesor edukasi dikukuhkan Universitas, jelas universitasnya.
Dalam atau luar negeri bukan masalah yang sebenarnya.
Yang jelas tidak ada profesor menobatkan sendiri dirinya !
Ataupun dinobatkan di media sosial oleh para pengikutnya !!!

Seorang profesor pastilah publikasinya bertebaran di mana-mana.
Scholar.google.com mestinya dapat melacak atau mengindeksnya.
Anehnya, tidak ditemukan karya Tamim Pardede satupun juga.
Ini ada apa?

Silakan bila mau pakai teori konspirasi yang mana saja.
Benarkah dia orang hebat yang disembunyikan media ?
Benarkah dia jenius anti status quo yang diburu mafia ?
Atau ini hoax pengalih perhatian dari persoalan bangsa ?
Atau cuma experimen sosial untuk menguji kebodohan kita ?
Kebodohan gagap berselancar di dunia maya !!!

#puisiFahmiAmhar [emhaye/www.tribunislam.com]


Sebarkan...